Wattech Seawater Reverse Osmosis Desalination Plant System
Wattech Seawater Reverse Osmosis Desalination Plant System adalah sistem pengolahan dan desalinasi air laut menggunakan teknologi Seawater Reverse Osmosis (SWRO) untuk menghasilkan air tawar dari sumber air laut.
SWRO bekerja dengan memberikan tekanan tinggi pada air laut sehingga air melewati Thin Film Composite (TFC) RO membrane, sementara garam, dissolved solids, dan sebagian besar kontaminan yang tertahan membran dikeluarkan melalui aliran concentrate/reject.
Sistem Wattech dapat dikonfigurasikan mulai dari unit watermaker hingga kebutuhan industrial seawater desalination plant, dengan kapasitas, jumlah membrane, high-pressure pump, pretreatment, instrumentation, UV sterilizer, cleaning system, dan clean-water storage yang disesuaikan dengan kondisi feed water serta kebutuhan produksi air.
Sistem Wattech Reverse Osmosis Air Laut dipublikasikan dengan kapasitas hingga 300.000 GPD, menggunakan 8-inch TFC membrane, FRP membrane housing, steel epoxy frame, serta operating pressure sekitar 750–1.000 psig sesuai konfigurasi.
Wattech SWRO Desalination Plant untuk Air Laut
Air laut tidak dapat diperlakukan sama seperti freshwater RO. Kandungan garam yang tinggi membuat Seawater RO membutuhkan tekanan operasi yang jauh lebih tinggi, pretreatment yang tepat, dan pemilihan membrane yang sesuai.
Konfigurasi dasar sistem:
Seawater Intake
↓
Pretreatment
↓
Multimedia / Carbon Filter
↓
Cartridge Filter / Bag Filter
↓
Chemical Dosing
↓
High Pressure Pump
↓
SWRO Membrane
↓
Permeate / Product Water
↓
UV Sterilizer / Polishing
↓
Clean Water Storage
Sementara aliran yang tidak melewati membrane keluar sebagai:
Concentrate / Reject → Disposal / Recovery System
Dengan konfigurasi tersebut, SWRO tidak hanya berfungsi sebagai mesin RO, tetapi menjadi integrated seawater desalination system.
Spesifikasi Wattech SWRO System
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| System | Seawater Reverse Osmosis |
| Model | Wattech SWRO Series |
| Kapasitas | 1.000–300.000 GPD |
| Membrane | Thin Film Composite (TFC) |
| Membrane Size | 8 inch |
| Membrane Housing | FRP |
| Frame | Steel + Epoxy Coating |
| Prefilter Housing | Polypropylene / PVC |
| Piping | PVC & Stainless Steel |
| Nominal Recovery | 25–40% |
| Operating Pressure | 750–1.000 psig |
| Minimum Inlet Pressure | 40–80 psi |
| High-TDS Upgrade | Hingga sekitar 50.000 ppm, sesuai konfigurasi |
| Extended Pressure Range | 700–1.000 psi, sesuai desain |
| pH Tolerance | pH 3–11 |
| Pretreatment | Multimedia / Carbon / Cartridge / Bag Filter |
| Chemical Dosing | Optional |
| Membrane Cleaning | Optional Cleaning Skid |
| UV Sterilization | Optional |
| Clean Water Storage | Optional |
Catatan : kapasitas GPD bukan satu-satunya parameter sizing. Final configuration harus mempertimbangkan feed-water TDS, temperature, SDI/turbidity, recovery, membrane flux, target permeate quality, operating hours, dan kondisi instalasi.
RO Membrane: Jantung Sistem SWRO
Komponen paling penting dalam proses desalinasi adalah Seawater (SW) RO Membrane. Wattech SWRO menggunakan konfigurasi 8-inch Thin Film Composite membrane untuk aplikasi dengan kebutuhan produksi air lebih besar. Membrane bekerja dengan prinsip:
High Pressure Feed → Membrane Separation → Permeate + Concentrate
Air yang berhasil melewati membrane menjadi permeate, sedangkan sebagian besar garam dan zat terlarut yang ditolak membrane terkonsentrasi pada aliran reject.
Untuk seawater desalination, pemilihan membrane harus mempertimbangkan:
- Feed TDS
- Operating pressure
- Feed temperature
- Recovery
- Salt rejection
- Permeate flow
- Membrane flux
- Scaling potential
- Fouling potential
- Pretreatment quality
Karena itu, mengganti membrane SWRO hanya berdasarkan ukuran 8 inch × 40 inch belum cukup. Model membrane, performance specification, dan operating condition juga harus diperiksa.
High Pressure Pump untuk SWRO
High Pressure Pump merupakan komponen utama kedua setelah RO membrane.
Pompa memberikan tekanan yang diperlukan agar air laut dapat melewati membrane pada kondisi operasi SWRO. Pada sistem industrial, pemilihan high-pressure pump harus mempertimbangkan:
- Required flow
- Operating pressure
- Pump efficiency
- Motor power
- VFD
- Material wetted parts
- Corrosion resistance
- Seawater compatibility
- Continuous operation
- System recovery
Secara sederhana:
Feed Water → High Pressure Pump → RO Membrane
Tekanan yang terlalu rendah dapat menurunkan permeate production, sementara desain pressure yang tidak tepat dapat meningkatkan energy consumption dan memberikan kondisi operasi yang tidak sesuai dengan membrane.
Pretreatment SWRO: Multimedia, Carbon, Cartridge & Bag Filter
Pretreatment bukan aksesori tambahan. Untuk seawater RO, pretreatment merupakan bagian penting dari strategi RO membrane protection.
Multimedia Filter
Multimedia filter digunakan sebagai tahap awal untuk mengurangi suspended solids, turbidity, dan particulate sebelum air masuk ke tahap yang lebih halus. Konfigurasi media dapat disesuaikan dengan karakteristik feed water.
Carbon Filter
Activated carbon dapat digunakan pada kondisi tertentu untuk mengurangi parameter yang memang menjadi target carbon treatment. Namun carbon filter tidak otomatis dibutuhkan pada setiap SWRO plant. Kebutuhannya harus ditentukan berdasarkan water analysis dan proses pretreatment.
Cartridge Filter
Cartridge filter berfungsi sebagai fine filtration sebelum high-pressure pump dan RO membrane. Dalam sistem SWRO, cartridge filter dapat menjadi last-line particulate protection sebelum membrane. Pilihan cartridge dapat mencakup:
- PP Melt Blown
- PP Sediment Spun
- PP Pleated
- String Wound
- High Flow Filter Cartridge
- Absolute / Nominal filtration
Bag Filter
Bag filter cocok digunakan ketika dibutuhkan high dirt-holding prefiltration atau ketika kondisi feed water membawa particulate load yang relatif tinggi. Filter bag dapat ditempatkan sebelum cartridge filter sebagai bagian dari staged filtration:
Bag Filter → Cartridge Filter → SWRO
Konfigurasi aktual tetap bergantung pada SDI, turbidity, suspended solids, dan kualitas seawater intake.
Chemical Dosing pada Seawater RO
SWRO dapat dilengkapi dengan dosing pump untuk chemical conditioning sesuai kebutuhan feed water. Salah satu tujuan utama chemical dosing adalah mengendalikan potensi scaling pada membrane.
Konfigurasi chemical dosing dapat mencakup:
- Antiscalant dosing
- pH adjustment
- Dechlorination
- Coagulant
- Other process chemicals
Tidak semua sistem membutuhkan chemical yang sama. Karena itu, dosing system harus dirancang berdasarkan:
Water Analysis → Scaling Calculation → Chemical Selection → Dosing Rate
Ini sangat penting untuk proyek EPC maupun replacement system karena dosing yang salah dapat menyebabkan membrane fouling/scaling atau justru memberikan chemical exposure yang tidak diinginkan.
Membrane Cleaning Skid untuk SWRO
RO membrane pada akhirnya akan mengalami fouling atau scaling akibat kondisi feed water dan operasi. Karena itu, untuk industrial SWRO, Membrane Cleaning Skid / CIP System dapat menjadi bagian penting dari desain.
Cleaning skid dapat digunakan untuk:
- Chemical cleaning
- Circulation
- Soaking
- Flushing
- Cleaning solution preparation
- Membrane recovery
Konfigurasi cleaning skid dapat mencakup:
Cleaning Tank + Cleaning Pump + Cartridge Filter + Piping + Valves + Instrumentation
Dengan adanya cleaning system, maintenance RO membrane dapat dilakukan secara lebih terkontrol tanpa harus membongkar seluruh plant.
Ultraviolet UV Sterilizer pada SWRO System
Setelah proses RO, air hasil SWRO memiliki kandungan dissolved solids yang jauh lebih rendah, tetapi RO bukan otomatis merupakan barrier mikrobiologis final.
Karena itu, UV dapat ditempatkan sebagai salah satu tahap post-RO disinfection, terutama ketika product water digunakan untuk proses yang memiliki persyaratan microbiological control.
Contoh konfigurasi:
SWRO Permeate → UV Sterilizer → Clean Water Tank
atau:
SWRO → UV → Polishing / Final Filtration → Storage
Penempatan UV harus ditentukan berdasarkan target kualitas air, UVT, flow rate, required UV dose, dan risiko microbiological contamination.
Viqua sendiri menjelaskan bahwa UV treatment bergantung pada UV dose, yang dipengaruhi oleh intensitas dan waktu paparan; turbidity, hardness, iron, tannins, dan UV transmittance juga dapat mempengaruhi performa UV.
UV Wavelength: 254 nm vs 185 nm
Ini bagian yang sering disalahpahami dalam pengadaan UV system.
254 nm – UV Disinfection
Wavelength sekitar 253.7–254 nm umum digunakan untuk UV-C germicidal disinfection.
Viqua juga mendokumentasikan lampu high-output dengan spectral output pada 253.7 nm, sedangkan sistem UV water treatment lainnya juga menggunakan 254 nm sebagai wavelength utama untuk disinfection.
Aplikasi:
254 nm → Microbial Inactivation / Disinfection
185 nm – UV Oxidation / TOC Reduction
Wavelength sekitar 185 nm digunakan pada teknologi UV tertentu untuk photolysis dan pembentukan reactive species yang membantu proses TOC reduction / advanced oxidation.
Nuvonic TOCLine, misalnya, menggunakan specialized 185 nm UV lamps untuk aplikasi ultrapure water dan TOC reduction.
Jadi:
| UV Wavelength | Fungsi Utama |
|---|---|
| 254 nm | UV disinfection |
| 185 nm | UV oxidation / TOC reduction pada sistem tertentu |
| 185 + 254 nm | Advanced UV process pada aplikasi tertentu |
Pilihan UV Sterilizer untuk SWRO & Industrial Water Treatment
Dalam pengadaan SWRO plant, Ultraviolet UV Sterilizer tidak harus berasal dari satu brand tertentu. Pemilihan sistem harus berdasarkan flow rate, UV dose, UVT, pressure, material, application, validation requirement, dan control system.
Beberapa brand/technology yang dapat menjadi referensi antara lain:
VIQUA UV Sterilizer
Viqua memiliki rangkaian UV water treatment yang menggunakan UV-C untuk microbial inactivation.
Sistem Viqua tertentu menggunakan monitoring UV intensity pada wavelength sekitar 254 nm, sehingga kondisi output UV dapat dipantau selama operasi.
Untuk aplikasi SWRO, Viqua dapat dipertimbangkan terutama pada konfigurasi dengan flow rate dan pressure requirement yang sesuai dengan model yang dipilih.
Keyword procurement:
- Viqua UV Sterilizer
- Viqua UV Water Treatment
- Viqua UV Lamp
- Viqua UV 254nm
- Viqua UV Replacement Lamp
Aquafine UV System
Aquafine by Xylem merupakan teknologi UV yang sangat relevan untuk industrial water treatment. Xylem water solutions melalui produk Aquafine memiliki sistem untuk berbagai kebutuhan seperti disinfection dan aplikasi industri, termasuk OptiVenn. Pada lini OptiVenn, misalnya, Aquafine mencantumkan lampu 254 nm untuk disinfection/ozone application.
Untuk halaman SWRO, Aquafine dapat ditempatkan sebagai pilihan UV post-treatment:
SWRO Permeate → Aquafine UV → Clean Water Storage
Halaman produk Aquafine yang sudah dibuat sebelumnya juga dapat diarahkan ke cluster:
Aquafine UV Sterilizer → Aquafine UV Lamp → 52885-DS30Z → 52885-DS60Z
Maxipure UV Sterilizer
Maxipure dapat menjadi pilihan pada kebutuhan UV sterilization yang lebih compact dan flow tertentu. Dalam konteks website, keyword Maxipure UV Sterilizer dapat diarahkan sebagai supporting product pada kategori UV water treatment, bukan diposisikan sebagai pengganti langsung seluruh sistem industrial UV.
Untuk proyek SWRO, yang harus diperiksa terlebih dahulu:
- Flow rate
- UV dose
- UVT
- Pressure
- Connection
- Chamber material
- Lamp configuration
- Controller
- Required certification
Dengan demikian, Maxipure dapat masuk dalam opsi UV sesuai sizing, bukan sekadar berdasarkan nama brand.
Hydropro UV Sterilizer
Hydropro UV Sterilizer merupakan salah satu opsi UV treatment untuk aplikasi water treatment. Produk yang dipasarkan di Indonesia mencantumkan stainless-steel chamber, UV lamp, lamp-failure alarm, dan monitoring pada konfigurasi tertentu.
Untuk SWRO, Hydropro dapat dipertimbangkan pada post-RO disinfection apabila kapasitas dan pressure rating unit sesuai dengan kebutuhan sistem.
Artinya:
SWRO Permeate → Hydropro UV → Storage
dapat menjadi salah satu konfigurasi, dengan final selection tetap berdasarkan flow dan UV dose requirement.
Poseidon UV System
Nama Poseidon juga muncul pada berbagai kategori UV/water treatment sehingga model harus diverifikasi sebelum procurement. Salah satu lini Poseidon yang tersedia adalah UV-C Tech, termasuk konfigurasi untuk seawater swimming pool dan professional applications. Poseidon juga mempublikasikan UV system dengan 316L stainless steel serta UV dose 30 mJ/cm² pada model tertentu.
Untuk aplikasi ultrapure water, terdapat pula Poseidon Ultrapure, yang menggunakan rangkaian pretreatment → RO → deionization → UV sterilization 254 nm..
ULTRAAQUA UV System
Ultraaqua memiliki portofolio UV dan ozone system untuk industrial fluids, municipal water, process water, wastewater, dan aplikasi lainnya. Untuk industrial applications, Ultraaqua menyediakan berbagai konfigurasi UV reactor termasuk Monoray, Ultraqube, VUV, dan sistem lainnya.
Menariknya, Ultraaqua juga membedakan teknologi disinfection dan TOC treatment. Sistem VUV mereka menggunakan 185 nm untuk TOC reduction, sedangkan teknologi standard UV disinfection menggunakan sekitar 254 nm.
Jadi untuk SWRO:
254 nm → post-RO microbial control
sedangkan:
185 nm → specialized UV oxidation / TOC reduction
Nuvonic by PureLine ECO
Nuvonic PureLine ECO merupakan opsi UV yang menarik untuk kebutuhan food & beverage, process water, bottled water, ingredient water, CIP, dan aplikasi industrial water treatment.
UV Nuvonic mendeskripsikan PureLine sebagai chemical-free UV treatment untuk food & beverage, dengan PureLine ECO sebagai salah satu sistem untuk kebutuhan sustainable, compact, dan optimized UV treatment.
PureLine dapat digunakan pada beberapa titik proses seperti:
- Incoming water
- Post-carbon filtration
- Process water
- Product water
- CIP
- Ozone reduction
- Dechlorination
Untuk SWRO plant yang memasok air ke F&B atau process water, Nuvonic PureLine dapat menjadi opsi post-treatment apabila sizing dan application requirement sesuai.
ATG UV Technology
ATG UV Technology memiliki portofolio UV untuk municipal, industrial, petrochemical, aquatics, marine, pharmaceutical, food & beverage, dan process water. UV dengan brand ATG menawarkan konfigurasi medium-pressure maupun low-pressure amalgam, termasuk sistem dengan kapasitas besar. Beberapa range ATG dirancang untuk aplikasi industrial dengan flow yang tinggi.
Untuk aplikasi marine dan offshore, ATG juga memiliki sistem UV dengan opsi untuk hazardous area, termasuk konfigurasi untuk offshore platforms dan ocean-going vessels.
Hal ini membuat ATG relevan ketika SWRO digunakan pada:
- Offshore platform
- Marine vessel
- Cruise ship
- Petrochemical facility
- Industrial process water
Perbandingan Pilihan UV untuk SWRO
| UV Brand / Technology | Fokus | Wavelength / Technology | Contoh Posisi dalam SWRO |
|---|---|---|---|
| VIQUA | UV water disinfection | ±253.7/254 nm | Post-RO disinfection |
| Aquafine | Industrial UV / disinfection | 254 nm pada aplikasi tertentu | Post-RO / process water |
| Maxipure | UV sterilization | Model-dependent | Compact / selected water treatment |
| Hydropro | UV sterilizer | UV-C | Water/process disinfection |
| Poseidon | UV-C / water treatment | Model-dependent | Professional / selected applications |
| ULTRAAQUA | Industrial & municipal UV | 254 nm; 185 nm on VUV | Disinfection / TOC |
| Nuvonic PureLine ECO | F&B / process water | Model-dependent | Process/product water |
| ATG UV Technology | Industrial / marine / municipal | LP amalgam & medium pressure | Industrial / marine / offshore |
Catatan: wavelength, UV dose, flow capacity, pressure rating, chamber material, validation, dan controller berbeda menurut model. Tabel ini merupakan positioning teknologi, bukan pernyataan bahwa seluruh model setiap brand memiliki spesifikasi yang sama.
Clean Water Storage Tank
Setelah proses SWRO dan optional UV treatment, air produk dapat diarahkan menuju clean water storage tank.
Contoh:
SWRO Permeate → UV Sterilizer → Clean Water Storage
atau:
SWRO → UV → Final Filter → Storage
Clean-water storage perlu dirancang agar kualitas air yang sudah dihasilkan tidak mengalami recontamination.
Untuk aplikasi kritis, storage system dapat dilengkapi dengan:
- Level sensor
- Tank vent filtration
- Recirculation loop
- UV recirculation
- Transfer pump
- Conductivity monitoring
- Temperature monitoring
- Sanitization connection
- Sampling point
Pemilihan material tank juga harus disesuaikan dengan kualitas air dan application requirement.
Complete Wattech SWRO Desalination Plant
Untuk kebutuhan industrial, Wattech SWRO dapat dikembangkan menjadi sistem lengkap:
Stage 1 – Seawater Intake: Seawater Intake → Pump
Stage 2 – Pretreatment: Multimedia Filter → Carbon Filter
Then, Stage 3 – Fine Filtration: Bag Filter → Cartridge Filter
Stage 4 – Chemical Conditioning: Dosing Pump → Antiscalant / Chemical Conditioning
Stage 5 – Desalination: High Pressure Pump → 8″ SWRO Membrane
Next, Stage 6 – Product Water Treatment: Permeate → UV Sterilizer → Final Filtration
Stage 7 – Storage: Clean Water Storage Tank
Stage 8 – Maintenance: Membrane Cleaning Skid / CIP System
Example Process Flow
Sea Water → Intake Pump → Multimedia Filter → Carbon Filter → Bag Filter→ Cartridge Filter → Dosing Pump → High Pressure Pump → 8″ SWRO Membrane → Permeate → UV Sterilizer → Final Filter / Polishing → Clean Water Storage
Sementara:
SWRO Reject → Concentrate Management / Disposal
SWRO Desalination Plant untuk Berbagai Industri
Reverse Osmosis System dari Wattech untuk Sea Water dan Brackish Waterdapat dikembangkan untuk berbagai kebutuhan:
Marine & Watermaker
- Kapal niaga
- Yacht
- Cruise ship
- Supply vessel
- Offshore vessel
- Marine facility
Industrial
- Power plant
- Oil & gas
- Petrochemical
- Mining
- Manufacturing
- Process water
Hospitality
- Hotel
- Resort
- Island resort
- Coastal facility
Food & Beverage
- Ingredient water
- Process water
- Bottled water
- Beverage production
Pharmaceutical & High-Purity Water
SWRO dapat digunakan sebagai upstream desalination / pretreatment sebelum proses lanjutan seperti second-pass RO, EDI, DI, UV, dan final polishing.
SWRO Bukan Sekadar Mesin RO Air Laut
Untuk kebutuhan proyek, jangan melihat seawater RO hanya sebagai:
“Mesin RO yang bisa mengolah air laut.”
SWRO plant sebenarnya merupakan integrasi beberapa sistem:
Pretreatment + Chemical Dosing + High Pressure Pump + RO Membrane + Instrumentation + Post Treatment + Storage + Cleaning
Kinerja akhirnya sangat bergantung pada bagaimana seluruh komponen tersebut dirancang sebagai satu sistem. Itulah sebabnya dua mesin dengan kapasitas sama-sama 100.000 GPD belum tentu memiliki konfigurasi engineering yang sama.
Engineering Data untuk Sizing Wattech SWRO
Untuk mendapatkan konfigurasi yang tepat, data berikut idealnya tersedia:
| Data | Keterangan |
|---|---|
| Required Capacity | GPD / m³/day |
| Feed Source | Seawater / brackish / other |
| TDS | ppm |
| Temperature | °C |
| pH | Feed water |
| Turbidity | NTU |
| SDI | Jika tersedia |
| Operating Hours | jam/hari |
| Required Recovery | % |
| Product Water Quality | Target permeate |
| Installation | Land / marine / offshore |
| Power Supply | Voltage / frequency |
| Storage | Required volume |
| UV Requirement | Disinfection / TOC / other |
| Automation | Manual / semi-auto / PLC / SCADA |
Untuk EPC, contractor, consultant, engineer, procurement, dan industrial end user, data tersebut jauh lebih berguna daripada hanya menyebut “butuh RO air laut 100.000 GPD”.
Wattech Seawater Reverse Osmosis Desalination Plant System
Wattech SWRO Desalination Plant System dapat dikembangkan dari sistem watermaker air laut hingga industrial seawater desalination plant, dengan konfigurasi yang dapat mencakup:
- Seawater intake
- Multimedia filter
- Carbon filter
- Bag filter
- Cartridge filter
- Dosing pump
- High-pressure pump
- 8″ TFC SWRO membrane
- FRP membrane housing
- Instrumentation
- Membrane cleaning skid
- UV sterilizer
- Final filtration
- Clean water storage
- Transfer pump
- Control panel
- PLC / automation
- Optional VFD
- Skid-mounted / containerized system
Kunjungi halaman berikut ini lebih lengkapnya untuk Produk Filter Cartridge Indonesia.
Untuk kebutuhan Wattech SWRO, RO membrane air laut, watermaker, industrial desalination plant, UV sterilizer, RO sparepart, membrane cleaning system, maupun custom seawater RO project, spesifikasi dapat disusun berdasarkan hasil analisa air dan target kapasitas.
Kirimkan kapasitas yang dibutuhkan, TDS air laut, hasil analisa feed water, lokasi instalasi, dan target kualitas air untuk mendapatkan konfigurasi SWRO yang sesuai kebutuhan proyek.
whatsapp +62 812-9285-8899 atau email sales@stasiunfilter.com




Reviews
There are no reviews yet.